Showing posts with label Japan. Show all posts
Showing posts with label Japan. Show all posts

Trip Jepang 11 Hari - Sakura Cherry Blossom: Tokyo, Gotemba, Hitachi Park, Kyoto, Shirakawa-go, Kanazawa dan Osaka

Salah satu momen yang dari kecil pingin banget dirasain, yup! It's Cherry Blossom!....and here we go, trip ke dua saya di Jepang!
  • Day 1- Day 7: Menggunakan Tokyo sebagai Base Camp City Saya. 
    • Di Tokyo banyak digunakan untuk: Cherry blossom park hunting, Mencoba Restoran-Restoran, Disney Sea (iya, lagi), Tokyo Dome, dan Asakusa 
    • Hari lainnya untuk pergi ke area sekitarannya seperti: Hitachi Seaside Park, Fuji, dan Ghibli Day Trip
  • Day 8: Kanazawa 
  • Day 9: Shirakawago, Kyoto
  • Day 10: Arashiyama
  • Day 11: Universal Studio
Ada beberapa bucket list saya yang ternyata gabisa didapatkan di waktu peak cherry blossom-nya Tokyo. Karena ternyata waktu yang lebih golden lagi yaitu... golden week. Golden Week katanya merupakan minggu dimana warga lokal juga sedang libur panjang, sehingga harga hotel juga biasanya naik tinggi dan tempat pariwisata ramai sekali. Jadi kalau ada yang bilang pas Cherry Blossom, Jepang lagi rame banget dan semua mahal, mungkin ini rame-nya sama turis dari luar kali ya :)

Conclusion dari hunting trip cherry blossom kali ini, 3 tempat yang paling bagus adalah: Chidorigafuchi, Shinjuku Gyoen, dan satu kota Kanazawa. Siap Siap dengan foto bombing bunga sakura :) 



IN DEPTH ITINERARY:

Day 1 - Tokyo Odaiba, Ueno Park Illumination, Alice in Wonderland Cafe Shinjuku
Pada hari pertama saya sampai di Jepang pada siang hari, Selanjutnya, Saya pergi ke Odaiba menggunakan Hotaluna untuk merasakan See Through Ship Cruise-nya. Seharian dihabiskan dikomplek Odaiba. Menuju malam, Saya pergi ke Ueno Park untuk melihat illumination nya yang awalnya menurut Saya keren banget (ternyata nggak, soalnya di kota lain ternyata jauh lebih bagus lagi haha). Lanjut makan di Alice in Wonderland Cafe yang bookingnya harus pake nomor Jepang, jadi waktu itu minta bantuan teman di Jepang untuk reservasi huhu. Walaupun terlihat menarik interior Cafe-nya, makanannya sangat standar untuk harga yang lumayan mahal. Jadi bagi Saya yang tidak begitu fanatic dengan Alice, tempat-nya terasa biasa saja.

Day 2 - Ueno Park Hanami, Shinjuku Gyoen, Shibuya , Robot Restaurant (Tuker JR Pass)
Pagi-pagi ke Ueno Park ngebawa tiker dari Jakarta (yang ternyata Tiker Jepang ama Indonesia punya beda banget hahaha, jadi nyaru). Ternyata benar, tempat yang bagus hanami-nya sudah banyak di tempati banyak orang untuk dijaga dan digunakan ga tau kapan. Bunga di Ueno Park terkenal dikarenakan pohonnya yang terletak rapi di kiri kanan sehingga seakan-akan bunganya bisa nyambung dan membentuk sebuah tunnel. To be honest, karena rame sekali, saya kurang bisa menikmati sih..

Oops.. tiker kita beda sendiri! Sepertinya penduduk lokal bahannya plastik dan berwarna polos (seperti terpal?)

Lanjut hunting Cherry Blossom ke Shinjuku Gyoen yang ternyata BAGUS SEKALI. Kenapa? Karena disini jenis bunga nya ada yang seperti menjalar kebawah gitu, jadi bagus. Plus, ada rumput hijau luaas banget yang buat pemandangannya jadi indah, dan less crowded. Untuk masuk Shinjuku Gyoen ini memang harus bayar, mungkin ini yang membuat less crowded.



Setelah puas melihat Park, Saya jalan-jalan di Shibuya untuk mencoba beberapa restoran dan tempat shopping seperti Kiddyland. Oh Saya belum pernah bilang, Tokyu Hand adalah tempat Favorit Saya untuk belanja Stationary! Amazing! Barangnya inovatif banget :)

Malamnya ke Robot Restaurant yang harganya menurut Saya ga murah, tapi experience nya ya gitu aja, hmm kaya apa ya, mesin yang dipake tuh kaya robot-robot di Time Zone tapi dikasih LED?

Day 3 - Hitachi Seaside Park, Tokyo  Sky Tree, Kill Bill Restaurant
Walaupun di Hitachi bunga yang blooming bukan bunga yang ada di bucket list Saya, tapi why not? Bunganya bagus dan banyak banget! Superb! Tips nya, jangan terkesima pas bagian masuk aja, maju terus karena masih banyak bunga bagus lagi di depan hihi.



Siangnya lanjut ke Tokyo Sky Tree yang rencananya bakal di naikin, tapi angin berkata, Tidak! Akhirnya gagal lagi deh naik ke observation decknya.

Malemnya Saya pergi ke restaurant yang ada di scene film Kill Bill. Totally recommend this restaurant! Makanannya enak dan interior dalamnya, unik tradisional Jepang, just like the movie. Tipsnya, jangan lupa reservasi dan kalau bisa minta spesial duduk di bagian tengah nya!

Day 4 - Tokyo Dome, Asakusa Tsukiji, Chidorigafuchi, Akihabara
Tokyo Dome untuk ngeliat Museum Ten-Q dan menemukan Theme Park juga di Tokyo Dome. Next time harus coba theme park nya.

Siangnya Saya ke area Asakusa untuk sekalian memakai Yukata dan pergi ke temple di atasnya. Mission accomplished dengan banyak orang minta foto sama Saya hahaha!

Yang paling memukau dan one of the best cherry blossom experience adalah ke Chidorigafuchi! Walaupun antriannya panjang dan udah deg-deg-an takut ga dapet perahu ernyata Saya berhasil untuk mendayung perahu di sungai yang kiri kanannya banyak pohon sakura dan bunganya banyak yang jatuh ke air! Jadi airnya pink-pink gitu, so pretty~~~



Malemnya ke areal Akihabara niatnya mau ke maid cafe. Tapi pas sampai dan lihat tempatnya, dan dengan pengalaman buruk restauran-restauran sebelumnya. Kami memutuskan untuk pulang saja dan mencari makanan favorit kita di Jepang yang cabangnya ada dimana-mana bahkan sekarang di Indonesia (tapi kok disini rasanya beda ya huhu) yaitu... Tempura Tendon Tenya!

Day 5 - Ghibli day
Untuk Ghibli, karena panjang maka saya dedikasikan post khusus yang bisa dibaca disini.

Day 6 - Disney Sea (Yup! 1 Kali belum cukup, jadi harus kesini lagi hahah!)
Kesini lagi karena Saya mau lagi kesini untuk objektif yang berbeda yaitu foto sama semua tokoh di Disney Sea serta nyobain semua popcorn. Untuk FAQ & Guide Disney Resort termasuk Disney Sea bisa dibaca disini.

Day 7 - Tokyo day trip - Chureito Pagoda Mt Fuji Tour, Gotemba
Spesial ke area Mt Fuji/ Fuji Five Lakes(Fujigoko) untuk liat Chureito Pagoda, naik Hachi Hachi ropeway dan pergi belanja ke Gotemba. Sayangnya, untuk Hachi Hachi ropeway, kalau cuacanya gabagus, diatas udah dingin dan mt fuji ga keliatan apapun.



Yang menarik dari perjalanan saya ke Fuji kali ini adalah karena saya menggunakan Kereta bukan Highway Bus seperti sebelumnya. Pemandangannya amazing! Dari Sakura hingga Salju!

Day 8 - Kanazawa Museum, Kenrokuen Garden
Tujuan utama Saya sebenarnya adalah Shirakawago. Tapi karena ingin ke Shirakawago dengan Jadwal Bus paling pagi, agar Shirakawago masih sepi dan bisa ngejer ke kyoto setelahnya, maka Saya harus menginap di kota Kanazawa.

Setelah ke Kanazawa Museum yang terkenal dengan kolam renangnya, kami mulai hunting Cherry Blossom lagi. Dan Ternyata~ KANAZAWA CHERRY BLOSSOMNYA BAGUS TOKCER PAKE BANGET! Bahkan di jalan raya nya, pemandangannya bagussh! Kenrokuen Gardennya bagus dan Illuminationnya bagus. Viewnya bagus karena kita bisa liat cherry blossom dengan pemandangan view kota dari atas. Pokoknya Bagus bagus bagus.


Oiya karena hanya singgah, Saya menginap di APAHotel Kanazawa yang letaknya persis di Stasiun. Tapi, ternyata oh ternyata, ini merupakan kamar tersempit yang pernah Saya inap.

 Anyway kalau mau nyoba street food/stall... it's a must untuk coba sejenis crab stick tapi ukuran jumbo lalu di tusuk sate dan menggunakan mayyonaise yummyumm


Day 9 - Shirakawago, Kyoto Nijo Castle, Maruyama
Ke Shirakawago mengejar Jadwal Nohi Bus paling pagi yang berangkat pukul 08.10. Beli tiketnya deket sama bus stopnya. Walaupun saljunya sudah tidak tebal tebal banget, tapi Shirakawago masih sangat indah dengan rumah tradisionalnya! Saya sendiri prefer salju-nya yang segini aja, jadi masih bisa enak dibawa jalan dengan cuaca yang masih dibatas toleransi.



Setelah memutari desa ini, tengah hari saya sudah menuju Kyoto. Balik ke Kanazawa lagi dengan Bus dan lanjut naik kereta di Kyoto.

Malamnya di Kyoto saya menuju Nijo Castle untuk melihat cherry blossom night illumination. Sensasinya baru disini dan excited banget ngeliat cherry blossom di dalam istana yang disinari lampu. Bagus!


Lanjut ke Maruyama karena katanya ada Pohon Cherry Blossom besar sekali dan katanya buka hingga jam 1 pagi. Tapi sayangnya pas Saya kesana, mungkin karena weekday, sekitar jam 10 malam, toko-toko sudah pada tutup. Dan pohonnya, ya besar sih, tapi ya ada 1 aja gitu.. ya gitu deh.

Day 10 -  Arashiyama. Otw Osaka
Hari ini ke Arashiyama spesial untuk melihat bamboo groove dan siangnya Saya pergi ke Osaka



Day 11- Universal Studio (Mengejar Harry Potter Studio yang baru buka, yippiie)
Full day Universal Studio. Karena saat saya kesini masih baru buka Harry Potternya, jadi agar tidak insecure, saya langsung beli tiket spesial Harry Potter sehingga saya pasti bisa masuk ke area Harry Potter ini. Okay now Holiday is officially over, Cheers!






Read More »

Trip Ghibli di Jepang - Tokyo Side Trip | 1 day Itinerary


Sudah ada 3 tempat bertema Ghibli yang pernah Saya kunjungi di Jepang. Pertama, masih di area kota Tokyo, the famous Ghibli Museum. Sedangkan 2 tempat lagi, Nukumori No Mori dan Satsuki & Mei's house, letaknya diluar Tokyo tapi masih bisa day trip dari Tokyo. 2 tempat ini jelas membutuhkan perjalanan yang cukup jauh dan biaya yang lumayan hanya untuk perjalanannya. Namun, karena Saya menggunakan JR Pass dan ternyata 2 tempat ini bisa digabung dalam 1 hari saja #ekspress, maka Saya memutuskan untuk ke 2 tempat ini juga.

Untuk Ghibli Museum karena lumayan terkenal, jadi guide menuju tempatnya bisa dicari di website-website yang pernah Saya jelaskan di post ini. Untuk ke Ghibli sendiri, bisa di selipkan di itinerary harian saat di Tokyo. Namun, yang paling penting, jangan lupa untuk beli tiketnya jauh-jauh hari. Dan memang agak sulit sih beli tiketnya. Tapi kalau memang udah kepepet, bisa juga beli di govoyagin walaupun dengan harga yang lebih mahal.

Sedangkan untuk 2 tempat lainnya, karena unfamiliar, ternyata lumayan ketar-ketir juga ke Tempat ini. Dengan mengandalkan modal percaya dengan blog-blog yang pernah Saya baca, tapi ternyata bisa sampai juga, dan yang paling penting, cukup dalam 1 hari. Please note, untuk itinerary ini, resikonya lumayan besar karena waktunya strict sekali dan harus dengan perencanaan yang sangat matang. Waktu yang dibutuhkan untuk transfer kereta benar-benar diperhitungkan dan jangan sampai ketinggalan kereta. Tapi serius, tempatnya bagus-bagus dan menurut Saya wajib banget didatengin :)

Jadi kira-kira Itinerary nya seperti ini jika ingin dilakukan semuanya dalam 1 hari dan berangkat dari tokyo:
1. Tokyo ke Nukumori No Mori: 05.56-09.30
2. Strolling around Nukumori No Mori: 09.33-12.30
3. Otw Nagoya, Satsuki & Mei's House: 12.30-15.00
4. Satsuki & Mei's house last tour: 16.00-17.00

Nukumori No Mori Forest - Hamamatsu | Tutup hari Kamis


  • Ticket: Tidak diperlukan
  • Transport:
    • Menuju Stasiun Hamamtsu North 
      Karena menginap di area Shinjuku, Saya cari kereta terpagi yang berangkat pukul 05.56 pagi. Untuk ke stasiun ini, Saya menggunakan Shinkansen Kodama dan berhenti di Shin Yokohama sebelum sampai ke Hamamatsu. Sekali lagi, waktu yang presisi untuk transfer kereta penting banget disini! Jadi gunain Hyperdia untuk perencanaan butuh banget! (Ga ngerti Hyperdia? Cek post ini). Saya sendiri berangkat jam segini agar bisa mengejar jadwal bus pertama yang menuju Nukumori No Mori jam 9:02 pagi.
    • Bus Stop No 1 di North Exit dan ambil bus no 30, berhenti di Sujikaibashi | 30 menit , One way ticket: 340 Yen, tidak dicover JR Pass
      Keluar dari Stasiun, langsung beli tiket bus. Timetable dari Stasiun Hamamatsu ke Nukumori No mori bisa dilihat disini dan arah sebaliknya disini.  Waktu itu pas turun di stasiun Sujikaibashi nervous banget karena kota-nya sepi dan ga ada keliatan petunjuk arah menuju nukumori no mori ini, bahkan kayanya ga ada tanda-tanda taksi juga. Tapi karena udah prepare peta yang bisa diliat langsung dari website nya. Kita berhasil sampai dan ga nyasar! Jalannya juga deket aja sekitar 5 menit :) 
Jalan menuju Nukumori No Mori 

Satsuki & Mei's House (30 menit Tour) - Nagoya, Nagakute Expo 2005 Aichi Japan
Well, Walaupun tour-nya hanya 30 menit. Tapi bagi penggemar Film Totoro, I personally think it's a must! Kita bisa liat kedalem rumahnya dan it is fully furnished! Cek lemari-nya, ruang kerja bapaknya, sampe kamar mandinya juga bisa keluar air~
  • Ticket: Tidak ada tiket masuk Expo, Namun untuk Tur Satsuki Mei sendiri kita harus membeli tiketnya. Tiketnya sendiri harus dibeli menggunakan Loppi (Tiket Machine yang ada di Lawson Jepang), jadinya Saya menggunakan jasa Voyagin dan mendapatkan harga tur tiket sebesar 36$/tiket.
  • Transport:
    • Menuju Nagoya dari Hamamatsu
    • Expo Shuttle dari Nagoya menuju Banpaku Yakusa Station | 40 menit, 780 Yen (JR Pass hanya mengcover sebagian jalur perjalanan yaitu sebesar 400 Yen)
    • Menggunakan Linimo (sejenis kereta)menuju Banpaku Kaijo Station 
    • Banpaku Kaijo Station menuju Satsuki & Mei's House (Forest Area) 
      Stasiun Banpaku Kaijo letaknya tepat dibagian gerbang utara dari tempat Expo sendiri. Nah sebenarnya didalam expo ini sendiri ada free shuttle bus untuk menuju lokasi Satsuki & Mei's house yang terletak di tengah Forest Area (Area paling jauh dari gerbang). Jadwal shuttle bus bisa diliat disini. Namun waktu Saya kesini dan sedikit panik karena telat dan waktunya udah mepet banget dari waktu tur-nya, akhirnya Saya jalan kaki =.= dan pas waktu pulang baru menggunakan bus. 

Read More »

Trip Jepang 10 Hari: Tokyo, Disney Resort, Kyoto, Osaka

Kalau ditanya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk ke Jepang agar puas.. sejujurnya agak bingung. Karena untuk negara satu ini, Saya tidak pernah bosan-bosan kesini, meng explore hal baru dan unik disini. Karena sering ditanya juga, kenapa kalau ke Jepang tempat yang didatangi bisa unik-unik walaupun jalan sendiri, bisa dicek persiapannya di link ini.


Perjalanan Trip ini Saya lakukan di tahun 2013 selama 10 Hari. Tapi waktu 10 hari ini bisa mengcover semua hal dibawah ini:
  • Day 1-Day 4: Tokyo, Area Fuji: Disney Land, Disney Sea, Museum Doraemon, Ghibli Museum, Shinjuku, Shibuya, Harajuku, Odaiba
  • Day 5: Fujikyu Highland
  • Day 6-Day 7: Kyoto
    Kiyomizudera, Kinkakuji (Golden Temple), Fushimi Inari Shrine, Gion Corner, Toei Kyoto,
  • Day 8- Day 10: Miyajima (Hiroshima), Osaka
    Universal Studio, Miyajima Shrine, Kaiyukan Aquarium, Osaka Castle, Namba Dotonburi
Ambisius? Iya. Tapi bisa kok dengan perencanaan waktu yang matang tentunya! Salah satu kelebihan trip sendiri tanpa tur adalah kita bisa memaksimalkan waktu yang kita punya. Semuanya bisa mulai sepagi mungkin dan diselesaikan semalam mungkin plus gaperlu lama karena transportasi dengan bus (yang biasanya parkirnya jauh dari main place nya) ataupun nungguin orang lain. Cek dibawah untuk lebih detail-nya yaaa...

ITINERARY:
Day 0 - Ga Di Anggep, Tapi dibutuhkan untuk start early 
Sampai di Narita Airport malam hari dan langsung menuju hotel di area Disney Resort Complex yaitu Mitsui Garden Hotel menggunakan Limousine Bus.

Day 1- Full Disney Land
All day Disney Land dan tidak lupa dengan night parade-nya! Oiya spesial FAQ dan Tips mengenai Disney Sea dan Disney Land bisa dibaca di post ini ya.

Day 2- Half Day Disney Sea, Roppongi Mori Art Museum
Half day Disney Sea lalu pindah hotel di Keio Shinjuku Hotel (Saya sangat suka lokasi-nya). Malamnya pergi ke daerah Roppongi buat liat-liat instalasi nya yang khas dan tentunya  Roppongi Mori Art Museum. Saya pergi ke sini dengan tujuan untuk bisa ke bagian observatory decknya untuk foto Tokyo Tower dari lain sisi. Oiya jangan lupa cek exhibitionnya lagi apa, karena pas Saya kesana lagi seru banget exhibitionnya yaitu Harry Potter.



Day 3 - Museum Doraemon, Museum Ghibli, Menjelajahi Shinjuku dan Shibuya (Mulai Menggunakan JR Pass)
Di perjalanan ini Saya menggunakan JR Pass 7 hari, maka baru hari ini saya mengambil JR Pass di station Shinjuku yang sudah Saya pesan di Jakarta melalui HIS Travel. Kenapa mulai hari ini? Karena baru hari ini Saya akan mengexplore Tokyo dan menuju daerah yang agak jauh serta kota lainnya di hari kedepannya.

Pagi nya Saya peri ke Museum Doraemon di daerah Kawasaki. Setibanya di Kawasaki akan ada Bus Spesial Doraemon menuju museumnya. Di Museum selain foto dengan pintu ajaib dan taman bermain Nobita, Saya juga makan di restorannya yang punya roti pintar ala Nobita.

Sore Hari Saya pergi ke Ghibli Museum yang bagus banget! Sayangnya gaboleh banyak foto, tapi museum ini recommended banget, apalagi yang suka sama film-film Ghibli! Buat tempat-tempat spesial Ghibli yang pernah Saya kunjungi di Jepang bisa cek link ini.



Di malam hari nya , Saya menghabiskan waktu ke daftar toko yang sudah Saya siapkan di Jakarta untuk dikunjungi di daerah Shinjuku dan Shibuya. Tidak lupa pastinya untuk melihat Patung Hachiko dan The famous Shinjuku crossing. Untuk memudahkan, Saya sudah print peta Shinjuku dan tentunya dengan bantuan google map.


Day 4 - Menjelajahi Harajuku, Tokyo Sky Tree dan Odaiba
Sebenernya Saya bukan tipe orang yang suka shopping, tapi Harajuku ini juga salah satu famous place di Tokyo. Karena penasaran, maka Saya dari pagi hingga siang pergi ke Harajuku untuk melihat-lihat toko sekitar.



Siangnya, Saya pergi ke area Tokyo Sky Tree untuk melihat bangunan tinggi ini. Saya sendiri tidak naik karena saat itu Saya belum booking dan antriannya panjang sekali.  Tapi Saya pergi ke area sekitarnya yang punya ice cream ciri khas tokyo sky tree yang ekstra tinggi. FYI selama di Jepang, saya jarang pergi ke Restoran untuk berhemat ( (paling sering beli sesuatu di mini market untuk beli Onigiri / Chicken Ball sekaligus buat cek Kit Kat), tapi spesial di daerah ini Saya pergi ke satu restoran dimana memang di area ini ada ice cream yang berbentuk sky tree.

Sore menuju Malam, Saya pergi ke Odaiba menggunakan kereta agar melalui jembatan-nya yang terkenal dan untuk melihat  miniatur patung Liberty dan miniatur menara Eiffel. Spesial untuk Odaiba, menurut Saya seharusnya Saya menghabiskan waktu lebih lama karena sebenarnya banyak sekali hal menarik di Odaiba ini. Next trip Saya berjanji untuk menghabiskan 1 hari di Odaiba ini :)

Oiya di hari ini Saya mengirimkan beberapa koper Saya ke Hotel saya di Kyoto dan Hotel saya di Osaka dikarenakan Saya akan pergi ke Fuji besoknya.

Day 5 - Fujikyu Highland
Dikarenakan tujuan Saya adalah spesifik Fujikyu Highland yang terkenal dengan permainan ekstreme nya. Walaupun di sayangkan karena punya JR Pass, Saya malah menggunakan Bus Spesial Fujikyu Highland (#Lessonlearned next trip harus pakai kereta saja kalau punya JR Pass). Di Fujikyu ini Saya juga spesial menginap di Hotel Fujikyu agar Saya bisa masuk ke area bermain lebih cepat dibandingkan orang normal dikarenakan Hotelnya memliki entrance tersendiri dengan waktu masuk 30 menit lebih cepat sebelum opening park time. Setelah masuk, kita bisa langsung menuju tempat penjualan tiket untuk membeli Fast Pass per permainan agar tidak perlu mengantri :)



SAYA PUAS BANGET MAIN DI SINI DAN PINGIN BALIK LAGI! MAINANNYA OKE PARAH! Apalagi yang namanya...EEJANEIKA! Bayangin deh, naik Rollercoaster tapi viewnya Gunung Fuji... AJAIB!

Di sekitarnya juga ada garden park yang kalau malam dihiasi lampu taman yang indah banget. Yang pasti, satu hari disini ga cukup untuk nyobain semua permainannya huhuhu. Tapi dalam trip yang penting Saya berhasil memainkan semua Rollercoaster-nya, Yeay!


Day 6 - Menuju Kyoto, Kiyomizudera, Ginza
Berangkat pagi dari Fuji, untuk balik ke Tokyo. Sesampainya di Tokyo langsungmenuju Kyoto menggunakan shinkansen. Saat tepat menginjak Kyoto, kota-nya sangat terasa berbeda dengan Tokyo. Disini terasa tradisional-nya! Pada kesempatan ini Saya juga mencoba menginap di Ryokan atau rumah tradisional Jepang. Di Ryokan ini disediakan sarapan tradisional Jepang dan biasanya ENAK BANGET.

Sampai di Kyoto sekitar Jam 2 Siang, Saya menyegerakan diri ke Kiyomizudera untuk menjelajahi tempat ini, menurut Saya area ini sangat cantik, tidak hanya tangga menuju temple-nya yang menarik dan penuh souvenir, tapi juga daerah perumahan di pinggir-pinggir nya.



Malamnya Saya pergi ke daerah Ginza untuk menonton pertunjukan Gion Corner dengan tujuan agar bisa melihat performance Gaiko asli.



Day 7 - Golden Temple Kinkakuji, Ryoanji Stone Garden, Toei Kyoto, Fushimi Inari Shrine
Hari ini Saya berangkat pagi sekali. Pukul 7.30 kamu sudah sampai di golden temple dan ternyata Ryoanji Stone Garden juga sangat dekat lokasinya, sehigga pukul 9.30 kami telah selesai menjelajahi kedua tempat ini.



Selanjutnya di pagi ini Saya peri ke Toei Kyoto yaitu Theme Park dimana didalamnya merupakan tempat syuting/studio film tradisional Jepang. Didalamnya kita bisa banyak berfoto di bangunan-bangunan tradisional Jepang dan juga pemeran nya seperti Ninja hingga Samurai. Didalmnya juga Saya pergi ke Rumah Ninja untuk mengetahui bagaimana rasanya jadi Ninja Hatori hahaha. Jika memang ada waktu dan pergi bersama anak kecil, tempat ini sangat cocok sekali. Di tempat ini saya hanya menghabiskan waktu 2 jam.

Jam 1 Siang, Saya berangkat pergi menuju Fushimi Inari Shrine yang terkenal akan Gerbang Torii yang sangat banyak. Tempatnya bagus sekali!



Dikarenakan Jam 4 Saya sudah bisa sampai di Ryokan lagi, maka Saya diberi rekomendasi untuk foto studio sekaligus didandanin dan memakai baju Gaiko (Katanya sih ini Gheisa nya Kyoto). Ini seru banget sih, apalgi bagian ngeliat muka Saya menjadi putih semua hahaha.



Day 8 - Menuju Osaka dan Iseng ke Hiroshima
Besok pagi hari-nya Saya pergi menuju Osaka dan ternyata sesampainya di Osaka, bingung mau kemana. Terlebih lagi pas waktu sadar masih rugi penggunaan JR Pass nya! Setelah lihat-lihat Japan Guide, akhirnya kita dadakan ke Hiroshima lebih tepatnya ke daerah Miyajima dimana terdapat Tori Gate yang berada di tengah air. Walaupun perjalanan panjang plus harus nyebrang kapal Ferry, Saya berhasil sampai di tempat ini tepat saat senja dan tentunya mendapatkan view yang sangat bagus sekali.



Day 9 - Universal Studio
Hari ini full ke Universal Studio dan to be honest sepertinya Universal Studio hampir semuanya mirip-mirip saja. Dikarenakan pada tahun ini belum ada Harry Potter, jadi menurut saya kurang begitu seru. Untuk perjalanan Saya di Universal Studio yang sudah ada Harry Potter-nya bisa buka cerita perjalan ke Jepang saya selanjutnya di sini. 

Day 10- Osaka Castle & Aquarium
Ini adalah hari terakhir Saya. Hari ini Saya berencana untuk bertemu Foster Family Saya dan berkunjung ke Kaiyukan Aquarium yang terkenal akan kebesarannya. Menurut Saya aquariumnya biasa saja sih hehe, mungkin karena bukan tipe yang suka pergi ke zoo/aquarium, jadi kurang begitu tau apa perbedaannya. Setelah pergi ke Aquarium, siangnya Saya pergi ke Osaka Castle! Akhirnya berakhir juga trip ekspres Saya kali ini dan pada hari ini juga Saya harus pulang pukul 23.00 dari Osaka. Yeay!

Read More »

Disney Land & Disney Sea Japan - FAQ & Tips







FAQ

1. Disney Land / Disney Sea ya? 
Well it depends! It depends dengan apa yang mau kamu targetkan. Kalau memang ingin lebih banyak ke atraksi yang menantang, suka Disney nya Aladdin dan Mermaid seperti Saya? tentu lebih cocok Disney Sea. Mau ketemu princess yang banyak? Ke tempat Starwars yang baru? Berarti harus ke Disney Land. Sedangkan untuk Parade, menurut saya lebih meriah di Disney Land karena paradenya bisa lebih dekat terlihatnya dibandingkan Disney Sea. Tapi untuk melihat parade yang berbeda di atas air, berarti harus liat di Disney Sea. Bingung? Yaudah dateng ke dua-dua nya aja hehe

2. Emang butuh lebih dari 1 hari ya di Disney Land/ Disney Sea?
Yup! Mengingat antrian yang panjang (tapi untuk tips nya bisa dilihat dibawah ya) dan besarnya theme park ini, tentu 1 hari ga cukup.

Misal; mau mendedikasikan diri untuk foto dengan princess, berarti butuh 1 hari penuh; mau nyobain semua atraksi menantangnya?, butuh 1 hari penuh; mau ngejer show nya? butuh 1 hari penuh. Kenapa 1 hari penuh? Karena antriannya itu dan buat ngejer best spot nya itu yang susah. Kalian bakal kaget bahwa banyak orang yang udah piknik di jalur-jalur parade dari siang hari padahal paradenya masih 5-6 jam-an lagi. AMAZING!

TIPS

Beberapa Tips dibawah ini selain dari pengalaman pribadi, juga bisa didapat dengan  browsing website tokyo disney resort dan disney tourist blog.

1. Menginap di Disney Resort
Menurut Saya, ini salah satu hal yang penting untuk memaksimalkan trip kita di Disney. Saya sendiri prefer Mitsui Garden Hotel. Saya memilih Hotel ini dengan tiga alasan.
  • Hotel ini merupakan tempat pemberhentian Limousine Bus dari Airport Narita (Biasanya saya selalu menggunakan limousine bus untuk transportasi Saya dari Narita ke kota Tokyo)
  • Hotel ini berada di Komplek Disney Resort sehingga bisa saving time perjalanan dari Hotel menuju Disney Land/Disney Sea (FYI terakhir yang Saya tau kereta tercepat sampai ke Disney masih lebih lama dibandingkan first bus shuttle nya Disney Resort Complex). Kenapa penting nyampe cepet? Agar bisa antri lebih depan di entrance pass nya dan ngejer Fast Pass. Oiya biar mudah, jangan lupa beli tiketnya online aja/ untuk di Jakarta bisa juga beli di HIS Travel Agent.
  • Hotel ini paling affordable di Disney Resort Complex. 

2. Cek Peta dan Tentukan Prioritas
Ini penting banget karena Disney Theme Park besar sekali. Jadi mending segera cek peta-nya dan tentuin apa yang mau dilakukan di sini. Beberapa Pilihannya bisa jadi; Memprioritaskan Permainan yang penuh Adrenaline, Melihat Parade dan Show, Mengejar foto dan  tanda tangan bersama Princess & Disney Character atau bisa juga Mengumpulkan PopCorn aneka rasa. Oiya sesampainya di Theme Park, Peta juga bisa selalu diminta di guest relation window setelah entrance ticket gate. Kalau lupa bawa alas buat nonton parade, peta nya bisa digunain buat alas duduk nantinya!


3. Dateng Pagi, Cepet ngantri di entrance gate dan Fast Pass
Iya jadi harus dateng pagi, sesuai penjelasan di no 1, makin cepet bisa masuk, makin cepet bisa ngejer Fast Pass. Jangan kaget nanti saat pintu masuk dibuka, semua orang yang anteri langsung lari kaya marathon ngejer Fast Pass. Makanya penting banget nih udah tau lokasi yang kita kejer di Peta buat ngejer Fast Pass. Terus, sambil nunggu Fast Pass ada juga nih salah satu jurus yang biasa Saya lakukan.. yaitu SINGERRAIDER a.k.a Single Rider. Dengan menyebutkan single rider, kita bisa langsung masuk jalur fast pass juga loh. Tapi jurus ini hanya berlaku di attraction yang ada Fast Pass nya ya!

4. Mau foto sama Princess?
  • Princess bisa ditemukan di daerahnya masing-masing, contoh: untuk Princes Jasmine adanya di Disney Sea bagian Arabian Cost . Kalau bingung mereka ada dimana dan mau tau mereka keluar jam berapa, jurusnya adalah, tanya counter guest relation/ pegawai sekitar!
  • Kalau udah ketemu, jurusnya: Harus Sabar, Jangan terlihat kasar, mengantri dan tunjukkan excited mu, like seriously. Buat kamu yang masih kecil, bisa lebih gampang dengan menggunakan baju princess! 

  • Special untuk Ariel, bisa langsung cus ke Disney Sea di Ariel's Greeting Grotto
  • Princess lebih banyak ditemukan di Disney Land di areal FantasyLand. Bukan Princess nya aja, prince nya juga loh!
5. Mau foto sama karakter Disney lainnya? 
  • Sama dengan princess, beberapa karakter bisa ditemukan didaerahnya masing-masing. Dan untuk Foto, seperti biasa akan terjadi peperangan, keributan dan nasib yang menentukan apakah kamu dipilih atau tidak (lol).
  • Random character biasanya selalu ada di entrance Disney Sea setelah ticket entrance. Untuk Disney Sea di Disney Sea Plaza dimana ada buletan air besar sedangkan di Disney Land ada di taman nya sebelum world bazaar. 
  • Untuk Disney Land: Special Mickey, Minnie bisa di temukan di Toon Town Disney Land karena ada dedicated attraction nya. Sedangkan Goofy, Pluto juga bisa ditemukan di area toon town (biasanya jalan-jalan di jam tertentu). Kalau mau berbayar, bisa juga Disney Character Dining di Crystal Palace Restaurant, The Diamond Horseshoe (butuh reservasi) dan Polynesian Terrace Restaurant (butuh reservasi)
  • Untuk di Disney Sea, bisa ke area Port Discovery dan American Waterfront di Village Greeting Place. Di area ini juga ada Disney Character Dining di Horizon Bay Restaurant-nya. Selain itu  character dining juga ada di Cape Cod Cook-Off, 
6. Cek Cuaca 
Ini penting karena mostly waktu yang dihabiskan adalah ngantri. Misalnya gatahan dingin, jangan lupa bawa pakaian yang menghangatkan badan. Kalau raining, jangan lupa bawa payung. Kalau panas, jangan lupa pakai sunblock dan bawa tempat air minum biar bisa di isi nanti di dalam karena disediakan water tap didalam. 

7. Jangan lupa cek kalender special attraction / show dan attraction yang sedang maintenance di saat kamu mengunjungi Disney Sea/ Disney Land
Biasanya Disney Resort Japan suka ada festival uniknya, jadi perlu banget di cek di website nya. Dan jangan lupa juga buat cek permainan yang sedang tidak beroperasi-nya. Oiya, jurus nya biar dateng disaat yang ga rame-rame banget bisa juga cek di forecast website ini. 



Read More »

8 Hal yang Perlu Kamu Ketahui untuk Persiapan Pergi ke Jepang


1. Persiapkan Jadwal dan List Tempat yang Ingin Kamu Kunjungi 
Mengingat tiket pesawat (jarang banget bisa dapet promo huhu) bagi Saya mahal, Jadi Saya selalu memanfaatkan waktu semaksimal dan seefektif mungkin. Biasanya Saya selalu start dengan tripadvisor namun khusus untuk Jepang, Website yang menurut Saya sangat bermanfaat untuk mencari referensi tempat yang akan dikunjungi antara lain:
  • japan-guide.com
    Disini kamu bisa mengetahui tempat-tempat yang sering dikunjungi hingga yang jarang dikunjungi turis sesuai dengan lokasi kota dan subdistriknya. Lokasi subdistrik jadi penting, jadi kamu bisa merencanakan tempat yang berdekatan pada waktu yang berdekatan juga sehingga bisa lebih #effective. Plus, selain review yang sangat lengkap seperti wikipedia, disini dijelaskan juga cara menuju tempat-nya. Untuk yang pingin ke Jepang mengejar Sakura, di Website ini juga ada jadwal terupdate di seluruh daerah Jepang. Pokoknya website ini Japan Bible banget menurut Saya :)

  • kotaku.com/tag/japan
    Saat ke Jepang, Saya sangat senang mencari destination yang unik. Nah blog ini merupakan tempat Saya biasa mencari referensi hal-hal yang sedang hype di Jepang, Museum yang baru buka, pop up store/restaurant/museum yang terkadang hanya buka pada periode tertentu sampai Kit Kat rasa terbaru (Saya termasuk orang yang mengumpulkan Kit Kat Jepang lol). Nah, jadi blog ini menurut saya must-read-blog yang harus dibuka sebelum berangkat ke Jepang.

kotaku.com mereview Mayyonaise Museum Kewpie

  • Regular website untuk browsing referensi dan sumber inspirasi seperti tripadvisor.com , pinterest juga berguna. Terkadang Saya juga suka cek roughguides.com atau mungkin travel blog maupun instagram seseorang yang baru berkunjung ke Jepang
2. Transportasi di Jepang dan Apakah Butuh Japan Rail Pass (JR PASS) ?
Untuk transportasi di Jepang, saya sendiri memilih menggunakan Kereta dibandingkan Bus. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui mengenai penggunaan kereta di Jepang.
  • Hampir semua destinasi bisa ditembuh dengan kereta
    Di Jepang, hampir semua lokasi bisa di tempuh menggunakan kereta dan sedikit jalan kaki. Jika tidak ada kereta di beberapa daerah dan lokasi, pasti transportasi umumnya tersedia, bisa menggunakan bus / ferry. Jadi tenang aja! Tips nya: Pastikan cari stasiun terdekat plus nomor exit stasiun yang sesuai, jadi keluar dari stasiun gaperlu bingung lagi cari tempatnya. Biasanya untuk guide persis menuju lokasi tujuan-nya bisa dibaca jelas di japan-guide.com / timeout.jp / google search "direction to *nama tempat* *lokasi", eg. "direction to uniqlo ginza".
  • Hal yang harus diketahui, Kereta di Jepang di operasikan/dimiliki tidak hanya oleh Japan Rail/JR (pemerintahan) saja, ada juga yang dimiliki  private railway. 
    Terlebih lagi untuk jalur yang ada di dalam kota, biasanya dioperasikan oleh private railway. Namun setau Saya untuk antar kota dan mayoritas jalur di Jepang masih di operasikan oleh Japan Rail. Sebagai Contoh untuk di Tokyo, selain Japan Rail ada juga Tobu Railway. Kenapa ini penting? Karena untuk pengguna Japan Rail Pass, rute yang dimilki private railway, biayanya tidak termasuk didalam Japan rail pass. Sehingga kita perlu membeli tiket lagi.

  • Hyperdia Solusinya
    Nah kalau pusing liat Peta Kereta Jepang seperti yang ada di Tokyo karena Jalurnya sudah padat sekali, untuk rute menuju tempat yang ingin dituju, Saya biasa menggunakan hyperdia.com . Di website ini, kita bisa mengetahui cara menuju tempat tujuan kita, cek apakah jadwal yang kita inginkan ada/tidak (untuk beberapa kota, last train nya perlu dicek banget! jangan sampai gabisa balik ke hotel) , dan juga mengetahui rute tercepat. Bagi saya, penting sekali mengetahui jadwal kereta yang paling awal, jadi bisa memaksimalkan waktu dalam sehari.

    Untuk Penggunaan Hyperdia sendiri, saat kita melakukan search, ada parameter yang bisa membantu kita. Disini kita bisa memasukkan pilihan: jenis transportasi yang diinginkan (misal: jangan ada bus/ pesawat), pilihan kereta shinkansen (please note bahwa kereta shinkansen nozomi/mizuho/hayabusa tidak di cover oleh JR Pass), operator kereta (mau Japan Railway/ Private Railway atau keduanya. Biasanya untuk menghindari private railway, rutenya jadi muter banget. Tapi ada juga yang memang wajib menggunakan private railway). Berikut contohnya jika saya ingin melakukan perjalanan dari Shibuya menuju Hitachi:

Untuk simbol kereta warna Hijau merupakan kereta yang diopersikan oleh Japan Railway, untuk selain warna Hijau merupakan jalur yang dioperasikan oleh Private Railway. Reserved seat tidak selalu wajib yaa!

  • Prepaid IC Card
    Buat ga repot beli tiket kereta setiap mau menggunakan kereta, Saya biasanya menggunakan Prepaid IC Card sesuai kota yang didatangi.(contoh: di Tokyo bisa menggunakan Pasmo, Pasmo udah bisa tulis nama kita sendiri loh kalau beli di mesin). Oiya, IC Card ini penting banget walaupun kita punya JR Pass, karena seperti yang sudah Saya bilang, beberapa rute yang dimiliki private railway tidak dicover oleh JR Pass. Untuk detil harga dan jenis, langsung aja cus ke japan-guide lagi.

  • Jadi Butuh JR Pass atau ngga?
    Singkat cerita, untuk Japan Rail Pass butuh/tidak-nya, tergantung tempat/kota yang akan dikunjungi. Bisa tinggal dibandingin aja, harga JR Pass-nya, ngelebihin biaya transportasi selama perjalanan atau tidak. Jangan lupa bahwa JR Pass ada jenisnya sesuai hari-nya. Untuk biaya-nya, referensi nya saya lihat dari hyperdia.com sesuai penjelasan saya diatas. Cuman gausah detail-detail, biasanya yang saya lihat lebih ke perjalanan antar kota.

    Oiya.. Sekali lagi, penjelasan mengenai hal ini juga bisa dilihat di japan-guide.com, tinggal tulis dibagian search nya "Japan Rail Pass"(Intinya apapun bisa dicari di japan-guide, oiya baca juga diskusinya di bagian forum). 

3. Menginap dimana? Berikut beberapa tips dari saya mengenai tempat tinggal:
  • Wajib banget pilih hotel/hostel yang deket sama kereta/transportasi umum. 
  • Kalau Saya, biasanya suka memilih hotel yang dekat dengan shuttle bus airport untuk memudahkan Saya membawa koper. Kenapa shuttle bus? Karena untuk di Jepang, saya lebih prefer untuk naik Limousine Bus dari Airport.
  • Kalau pakai JR Pass, mending pilih tempat tinggal yang keretanya di operasikan Japan Railway. 
  • Selalu bandingkan harga di website booking seperti bookings.com/agoda.com dengan contact langsung hotelnya. Terkadang hotel punya promo sendiri :) 
  • Booking jauh hari! Apalagi kalau ke Jepang di waktu yang peak season.
  • Kalau memang menginap dengan waktu yang lama, pastikan untuk benar-benar mencoba email hotel dan minta special price ya!

4. Internet bagaimana? 
Sayangnya di Jepang tidak terlalu banyak bisa ditemukan free wifi seperti di Eropa. Namun, opsi yang bisa dilakukan adalah merental wifi router (contoh:pupuru) yang bisa di sewa nanti saat sesampainya di Jepang / untuk di Jakarta, bisa juga ke travel agent jepang seperti HIS untuk rentalnya. Wifi router ini bisa digunakan untuk beberapa device kok! Opsi yang biasanya lebih mahal namun gaperlu repot dan terbatas dengan batere adalah pakai simcard Indonesia, yang nantinya juga bisa di tether rame-rame hehe..

5. Booking dan beli tiket secepatnya!
Menurut saya Jepang lumayan gila booking dan semua tiket museum rata-rata bisa dibeli in advance. Bahkan untuk beberapa tempat biasanya selalu sold out dengan cepat (contoh: ghibli museum). Jadi, baca baik-baik di setiap website untuk prosedur pembeliannya seperti; kapan tiket bisa dibeli, apakah bisa menggunakan kartu kredit non lokal (contoh: tokyo sky tree mewajibkan kartu kredit lokal), apakah bisa membeli melalui website. Nah untuk yang udah desperate dan susah dibelinya, biasanya Saya membeli tiket melalui govoyagin.com . Walaupun harganya lebih mahal, tapi kalau sudah last-minute dan no option, mau bagaimana lagi? Oiya, kalau tempat tujuannya tidak ada di govoyagin (contoh: museum kewpie) bisa juga loh berbicara dengan 24 hour chat yang tersedia di websitenya untuk dicarikan tiketnya! Happy ya!

6. Nyasar? Tenang aja~~
Jepang menurut Saya penduduknya ramah dan helpful. Walaupun banyak yang tidak terlalu lancar Bahasa Inggris, dalam pengalaman Saya, banyak yang tetap membantu untuk mencarikan di google map (bahkan ada yang pernah anterin sampe depan toko-nya) dan bahkan Saya juga pernah diantarkan ke pos polisi terdekat. Intinya jangan pernah takut untuk bertanya ke orang sekitar :)

Tapi beberapa tips yang Saya selalu lakukan saat travelling (tidak hanya ke Jepang):
  • Selalu bawa kartu alamat hotel 
  • Memiliki daftar alamat nama tempat yang akan dikunjungi di sebuah kertas karena ga ada yang tau misalkan internet kita sedang ga nyala/ hp nya baterenya habis. 
7. Repot pindah kota tapi bawaan nya banyak? Di Jepang kita bisa menggunakan jasa pengantaran koper Takuhaibin (luggage delivery service)
Yap! Saya suka sekali menggunakan service ini, terlebih lagi bisa digunakan untuk antar kota dan door to door. Menurut saya harganya juga lumayan terjangkau. Biasanya saya tinggal minta ke resepsionis untuk minta bantuan Takuhaibin ini, biasanya langsung pada tau kok service ini.  Jadi misalkan saya tau bahwa saya mengawali trip di Tokyo dan berujung di Osaka, langsung deh beberapa koper saya kirim ke Osaka terlebih dahulu dan menitipkannya di hotel penginapan saya di Osaka. Tapi jangan lupa untuk konfirmasi dan hubungi hotel tempat mengingapnya untuk memastikan bahwa mereka memiliki luggage room untuk menyimpan koper kita sementara. Untuk harga dan penjelasan lebih detailnya bisa liat di japan guide.

8. Coba cek side day trip didekat kota tujuan kamu
Nah, coba deh cek pilihan day trip yang bisa dilakukan disekitar kota kamu. Mungkin aja ada yang menarik dan bisa buat saving juga. Misalnya, instead of pindah kota untuk mengunjungi Osaka, bisa cukup day trip aja dari Tokyo. Untuk day trip jepang versi Saya bisa cek di link ini.
Read More »

Bucket List: Jepang



  • ❥ Italic for Wishlist
  • Red for not recommended

Tokyo 
1. Disney Resort
2. Naik Tokyo Sky Tree
Udah pernah 2x Kesini dan selalu gagal untuk naik keatas due to weather condition :( walaupun udah berusaha keras beli tiketnya #uhuk
3. Odaiba, See Through Excursion Ship Cruise, Rainbow Bridge
4. Naik Tokyo Tower dan Melihat Tokyo Tower dari Roppongi Sky Deck
5. Doraemon Museum
6. Ghilbli Museum
7. Shopping District: Shibuya (Famous Crossing Line) , Shinjuku, Omotesando, Harajuku, Shimokitazawa, Ginza
8. Namco Namja Town
Food Theme Park! Udah pernah sampe beli tiketnya tapi ga bisa nyampe ke tempat ini karena salah perkiraan schedule huhu
9. Sakura Blossom: Chidorigafuchi dan Ngedayung di sampan-nya (nothing beats this!), ueno park, dan Amazing Shinjuku Gyoen
Chidorigafuchi
10. Robot Restaurant 
JANGAN PERNAH TERBUJUK UNTUK LIAT INI, udah mahal dan biasa aja banget.
11. Tsukiji Market Auction dan Makan Sushi Dai
Sengaja tinggal di Hotel daerah Hanzomon biar bisa jam 3 pagi ngantri auction, Gagal! Lanjut ke Sushi Dai.. masa udah pada ngantri juga.. sampe Sholat sambil ngantri dan akhirnya nyerah jam 6 pagi karena antriannya panjang.
12. Tokyo Dome, TenQ Museum

Nagoya, Fuji 
1. Fuji-Q Highland
Tidak ada yang lebih membahagiakan selain naik roller coaster dengan view Gunung Fuji :)
2. Belanja di Gotemba
3. Lake Kawaguchiko
4. Kachi Kachi Ropeway
5. Fuji Shibazakura
6. Chureito Pagoda

Kyoto (Best City Ever)
1. Kiyomizudera
2. Gion Area dan melihat Geisha Performance
3. Tidur di Ryokan
4. Golden Temple Kinkakuji
5. Ryoanji Stone Garden
6. Toei Kyoto dan Permainan Ninja di dalamnya
7. Fushimi Inari Shrine
8. Arashiyama Bamboo Tree Garden
9. Nijo Castle dan kalau saat cherry blossom, illumination nya bagus!
10. Maruyama Park

Kanazawa dan Gifu
1. Kanazawa Modern museum , Leandro's Pool
2. Shirakawago
3. Alpine Route
4. Kenrokuen Garden

Osaka 
1. Dotonburi

2. Universal Studio
3. Kaiyukan Aquarium
4. Osaka Castle

Hokkaido 
1. Miyajima
2. Peace Park

Nagasaki
1. Huis Ten Boch Light Illumination, Nagasaki
2. Gunkanjima Island

Sapporo
1. Winter in Sapporo
2. Unkai Terrace (Sea of Clouds)

Others/Side Trip
1. Hitachi Park- Miharashi no Oka Nemophila (Tokyo Side Trip)
2. Hitachi Park - Miharashi no Oka Kochia Red (Tokyo Side Trip)
3. Adachi Museum of Art
4. Fukuoka, Wisteria Park
5. Benesse Island

Ghibli Related Places (untuk penjelasan mengenai trip ini bisa dibaca di sini)
1. Ghibli Museum, Tokyo
2. Nukumori No Mori Forest, Hamamatsu
3. Satsuki & Mei's House, Nagoya

Other Activities/Experience
1. Private Onsen
Karena kalau umum, katanya tidak diperbolehkan di islam :(
2. Cherry Blossom Experience
3. Strolling around wearing Yukata

4. Geisha Experience
5. Purikura, Fotobox Jepang
6. Tinggal di Love Hotel
7. Tinggal di Robot Hotel

Read More »